Menu

Mode Gelap
Disbudpar Cianjur Catat Retribusi Wisata Cibodas Capai Rp500 Juta, Naik 100 Persen dari Tahun Lalu Bunga Edelweiss Dikelilingi Sampah Plastik, BBTNGGP Siapkan Operasi Bersih di Alun-Alun Suryakencana Kapolres Cianjur Ajak Ojol dan PMOC Mancing Bersama, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas Modus Pura-pura Beli HP, Pria di Cianjur Bawa Kabur Motor Korban, Ditangkap Polisi Peringati Hari Anak Nasional 2026, Bupati Cianjur: Jangan Pernah Lelah Menyayangi dan Melindungi Anak Kontainer Tabrak Pohon di Jalan Raya Bandung-Cianjur, Arus Lalu Lintas Lumpuh 1,5 Jam

Berita

Bunga Edelweiss Dikelilingi Sampah Plastik, BBTNGGP Siapkan Operasi Bersih di Alun-Alun Suryakencana

badge-check

Bunga Edelweiss Dikelilingi Sampah Plastik, BBTNGGP Siapkan Operasi Bersih di Alun-Alun Suryakencana Perbesar

CIANJUR TIMES, Cipanas – Kawasan Alun-Alun Suryakencana di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kembali dipenuhi sampah yang diduga ditinggalkan pendaki. Tumpukan sampah plastik, styrofoam, botol minuman, hingga bungkus makanan terlihat berserakan di sejumlah titik kawasan yang merupakan habitat bunga edelweiss atau bunga abadi tersebut.

Kondisi itu menjadi perhatian publik setelah rekaman video dan foto yang pendaki ambil beredar luas di media sosial. Dalam dokumentasi tersebut, sampah terlihat berada di sekitar area perkemahan dan padang sabana Alun-Alun Suryakencana.

Salah seorang pendaki asal Bogor, Latif (23), mengatakan ia melihat langsung banyak sampah saat mendaki bersama rekannya pada Minggu (19/7/2026).

“Betul, ketika kemarin saya muncak dengan teman-teman ternyata Alun-alun Suryakencana banyak sampah. Kebanyakan styrofoam, botol plastik, dan pembungkus makanan,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).

Selain sampah plastik, Latif juga menemukan sebuah pengisi daya telepon seluler (charger) yang tergeletak di kawasan tersebut. Ia menilai masih ada pendaki yang belum memiliki kesadaran menjaga kebersihan kawasan konservasi.

“Jangan hanya FOMO naik gunung, tapi tidak menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

Latif juga menemukan bekas api unggun tidak jauh dari lokasi perkemahan. Padahal, aktivitas menyalakan api di kawasan TNGGP dilarang karena berpotensi memicu kebakaran hutan, terutama saat musim kemarau.

Siapkan Operasi Pembersihan TNGGP

Menanggapi temuan tersebut, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) segera menyiapkan kegiatan pembersihan kawasan dengan melibatkan petugas, mitra, dan relawan.

“Segera kami agendakan operasi bersih oleh petugas bersama mitra dan relawan,” kata Agus Deni, perwakilan BBTNGGP.

Agus mengingatkan setiap pendaki untuk membawa kembali seluruh sampah yang mereka hasilkan selama pendakian. Ia juga meminta pengunjung mematuhi larangan menyalakan api unggun demi mencegah kebakaran lahan.

“Termasuk juga tidak menyalakan api unggun, khawatir di tengah musim kemarau dapat menimbulkan kebakaran lahan. Kami harap pendaki ke Gunung Gede Pangrango menjadi pendaki cerdas yang menjaga lingkungan agar keindahan alam bisa dinikmati bersama,” ujarnya.

BBTNGGP berharap meningkatnya kesadaran pendaki dapat menjaga kelestarian kawasan konservasi Gunung Gede Pangrango sehingga keindahan Alun-Alun Suryakencana tetap terpelihara bagi generasi mendatang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Disbudpar Cianjur Catat Retribusi Wisata Cibodas Capai Rp500 Juta, Naik 100 Persen dari Tahun Lalu

24 Juli 2026 - 18:27 WIB

kunjungan ke kebun raya cibodas

Kapolres Cianjur Ajak Ojol dan PMOC Mancing Bersama, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

24 Juli 2026 - 17:01 WIB

kapolres cianjur

Modus Pura-pura Beli HP, Pria di Cianjur Bawa Kabur Motor Korban, Ditangkap Polisi

23 Juli 2026 - 18:07 WIB

Penipuan Sepeda Motor

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Bupati Cianjur: Jangan Pernah Lelah Menyayangi dan Melindungi Anak

23 Juli 2026 - 16:43 WIB

Hari Anak Nasional

Kontainer Tabrak Pohon di Jalan Raya Bandung-Cianjur, Arus Lalu Lintas Lumpuh 1,5 Jam

23 Juli 2026 - 15:35 WIB

Kontainer tabrak pohon
Trending di Berita