Menu

Mode Gelap
Disbudpar Cianjur Catat Retribusi Wisata Cibodas Capai Rp500 Juta, Naik 100 Persen dari Tahun Lalu Bunga Edelweiss Dikelilingi Sampah Plastik, BBTNGGP Siapkan Operasi Bersih di Alun-Alun Suryakencana Kapolres Cianjur Ajak Ojol dan PMOC Mancing Bersama, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas Modus Pura-pura Beli HP, Pria di Cianjur Bawa Kabur Motor Korban, Ditangkap Polisi Peringati Hari Anak Nasional 2026, Bupati Cianjur: Jangan Pernah Lelah Menyayangi dan Melindungi Anak Kontainer Tabrak Pohon di Jalan Raya Bandung-Cianjur, Arus Lalu Lintas Lumpuh 1,5 Jam


					Dua Gadis Tersambar Petir di Cibeber saat Cas HP

Dua Gadis Tersambar Petir di Cibeber saat Cas HP

CIANJURTIMES, Cibeber – Nasib sial dialami NI (17) dan KH (17), dua orang perempuan di Kampung Babakan Seureuh RT 05/03, Desa Salagedang, Kecamatan Cibeber, Cianjur, tersambar petir saat cas handphone di kamarnya, Minggu (3/11/2024).

Berdasarkan informasi yang cianjurtimes.com dapatkan, korban NI meninggal dunia, sedangkan KH mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan perawatan di Puskesmas Cibeber. Mereka berdua merupakan warga asal Lampung yang mengontrak di daerah Desa Salagedang.

Kapolsek Cibeber AKP Tio mengatakan, peristiwa duka tersebut terjadi di saat hujan deras disertai petir sekitar pukul 14.30 Wib.

“Jadi posisinya lagi main HP. Dua orang korban tersambar petir pada saat rebahan dan ngecas HP. NI meninggal karena mempunyai riwayat lemah jantung.

BACA JUGA : Kecelakaan di Cianjur, Pelajar Putri Tewas Tertabrak Truk

Ia membenarkan kedua korban merupakan warga luar Cianjur yang sudah mengontrak di daerah Cibeber hampir lima bulan.

“Belum ada informasi lebih lanjut karena belum mendapatkan keterangan lebih rinci terkait domisili aslinya dari mana, tapi informasi mereka warga luar yang mengontrak,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati pada musim hujan, apalagi untuk menjaga kemungkinan dari hal yang tidak diinginkan seperti terkena petir.

“Jadi jika menggunakan handphone saat hujan ataupun tidur agar hati-hati karena kita tidak tahu musibah kapan datang, terlebih sekarang ini hujan dan petir itensitasnya cukup tinggi,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini