Menu ✖

Mode Gelap
Disdikpora Cianjur Catat 921 Lulusan SMP Tak Lanjut Pendidikan Formal NCI dan MBM Mulai Gerakan Bersih Masjid di Cianjur, Masjid Al Hadi Jadi Lokasi Perdana Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

Berita

Hilang Selama Tiga Hari, Korban Tenggelam di Sungai Cisadea Ditemukan Meninggal Dunia

badge-check

Hilang Selama Tiga Hari, Korban Tenggelam di Sungai Cisadea Ditemukan Meninggal Dunia Perbesar

CIANJUR TIMES – Warga Kecamatan Sindangbarang digegerkan dengan adanya Penemuan Mayat di Sindangbarang pada Kamis (25/12/2025). Korban bernama Apid (65) ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang terbawa arus sungai sejak Senin lalu. Jasad korban ditemukan oleh warga yang sedang melintasi kawasan sungai di Kampung Pasalakan, Desa Sirnagalih.

Kapolsek Sindangbarang, AKP Dadang Rustandi, mengonfirmasi bahwa korban merupakan warga Kampung Loajajar yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Berdasarkan laporan, korban terakhir kali terlihat saat mencoba menyeberangi Sungai Cisadea untuk menuju ke kebun miliknya. Saat kejadian, kondisi debit air sungai sedang meluap atau banjir akibat cuaca ekstrem.

“Korban ditemukan pada hari Kamis sekitar jam 12.30 WIB oleh masyarakat yang sedang menyeberang sungai. Kejadian ini diperkirakan akibat arus air yang sangat deras atau sedang banjir di Sungai Cisadea saat korban menyeberang pada Senin sore,” ujar AKP Dadang Rustandi melalui keterangan resminya.

Evakuasi Korban dan Pemeriksaan Medis

Setelah menerima laporan warga, personel Polsek Sindangbarang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Petugas membawa jasad korban ke Puskesmas Sindangbarang guna menjalani pemeriksaan medis secara menyeluruh. Pihak kepolisian juga menghadirkan keluarga untuk memastikan identitas korban secara pasti.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan fisik akibat benda tajam pada tubuh korban. Luka yang muncul hanya berupa lecet ringan akibat benturan dengan batu saat korban hanyut terbawa arus. Pihak kepolisian memastikan kejadian ini murni merupakan kecelakaan akibat faktor alam.

“Korban dievakuasi oleh Polsek Sindangbarang dan dibawa ke Puskesmas untuk pemeriksaan medis. Kami juga sudah memastikan kepada pihak keluarga bahwa jenazah tersebut benar-benar anggota keluarga mereka yang hilang,” tambah AKP Dadang Rustandi.

Imbauan Keamanan di Sekitar Aliran Sungai

Penemuan mayat tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar yang berada di lokasi kejadian. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat musim hujan. Kondisi arus sungai yang berubah cepat sangat membahayakan keselamatan warga yang biasa menyeberang secara manual.

Setelah proses pemeriksaan selesai, petugas membawa jenazah ke rumah duka menggunakan ambulans Puskesmas Sindangbarang. Keluarga korban menolak autopsi lebih lanjut dan memilih segera memakamkan jenazah. Proses pemakaman berlangsung di Kampung Loajajar dengan suasana duka dari kerabat dan tetangga.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Disdikpora Cianjur Catat 921 Lulusan SMP Tak Lanjut Pendidikan Formal

3 Oktober 2026 - 04:16 WIB

sekolah

NCI dan MBM Mulai Gerakan Bersih Masjid di Cianjur, Masjid Al Hadi Jadi Lokasi Perdana

1 Oktober 2026 - 13:24 WIB

NCI

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community
Trending di Berita