Menu

Mode Gelap
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess Pilkades Digital Cianjur Digelar 18 Oktober di 47 Desa, Anggaran Rp2,5 Miliar

Berita

Tagih Janji Bupati, Ratusan Massa Geruduk Pendopo Tolak Geothermal Gunung Gede Pangrango

badge-check

Tagih Janji Bupati, Ratusan Massa Geruduk Pendopo Tolak Geothermal Gunung Gede Pangrango Perbesar

CIANJUR TIMES – Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat, termasuk warga kaki Gunung Gede Pangrango, menggelar aksi protes menolak proyek geothermal Gunung Gede Pangrango di Kantor Pendopo Kabupaten Cianjur, Rabu (10/12/2025). Massa berkumpul di gerbang utama, menuntut pembatalan proyek yang mereka khawatirkan dapat memicu bencana di kawasan rawan gempa.

Inti dari aksi ini adalah menagih janji Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, yang sempat menyatakan akan menolak proyek dari pemerintah pusat tersebut.

Namun, di tengah jalannya aksi, massa merasa geram lantaran pejabat Pemkab Cianjur, khususnya Bupati, tidak hadir menemui mereka. Ketidakhadiran orang nomor satu Cianjur itu membuat kondisi memanas, dan kericuhan tak terhindarkan ketika massa mencoba memaksa masuk ke gerbang Pendopo Cianjur.

“Dulu Pak Bupati sudah mengatakan untuk menolak geothermal, walaupun itu pada masa kampanye. Artinya kita jelas menolak tanpa syarat, tanpa kontrol. Kita datang ke sini hanya untuk menagih janji Pak Bupati yang tempo lalu mengatakan, siap melawan geothermal,” ujar Deden, salah seorang perwakilan massa, kepada wartawan.

Khawatir Bencana di Kawasan Gunung Gede

Deden menyayangkan sikap Bupati yang tidak menghadiri aksi tersebut, menyebabkan ratusan massa merasa mendapat hinaan dari pemimpinnya sendiri.

“Hari ini kita dipecundangi, bahwa rasanya hari ini kita secara tidak langsung merasa dihina oleh Bupati. Walaupun memang ini panas-panasan, Pak Bupati harusnya peduli kepada massa,” tambahnya. Massa menduga janji penolakan hanya demi meraup suara saat kampanye.

Perwakilan massa menegaskan, jika proyek geothermal Gunung Gede Pangrango tetap berlanjut, ada kekhawatiran warga proyek itu dapat merusak alam di kawasan tersebut. Kekhawatiran ini semakin kuat oleh fakta bahwa Cianjur pernah terkena gempa dahsyat.

“Zona Gunung Gede ini adalah zona bencana. Yang akan dibangun itu adalah di badan gunung, di kampung Tumaritis. Kalau misalkan ada pembangunan di situ, sementara 2-3 tahun yang lalu kita ada gempa. Khawatir masyarakat Cianjur ini terjadi ada lagi bencana,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community

15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

2 September 2026 - 21:43 WIB

lahan terbakar

Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess

2 September 2026 - 13:08 WIB

Pembunuhan peternakan ayam
Trending di Berita