Menu

Mode Gelap
Solidaritas Musisi Nasional, Konser Amal Moonlight Cafe Galang Dana Belasan Juta Kecelakaan di Cidaun, Mobil Suzuki Aerio Tabrak Deretan Motor dan Pick Up Kawal Demokrasi, Aliansi BEM Cianjur Tolak Wacana Pilkada Tertentu Surga Pecinta Daging, Ini Rekomendasi Sate Maranggi Cianjur Paling Populer Transparan dan Sistematis, Begini Alur Medical Check Up di RSUD Cimacan Cuaca Ekstrem Dua Pekan, BPBD Tetapkan Status Siaga Bencana Alam di Cianjur

Berita

Dugaan Korupsi Retribusi Kebun Raya Cibodas, Sejumlah Pejabat di Cianjur Diperiksa Polda Jabar

badge-check


					ilustrasi Perbesar

ilustrasi

CIANJURTIMES, Cianjur – Kabar mengejutkan datang dari Cianjur di tengah sorotan publik terhadap penetapan Wahyu-Ramzi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Cianjur terpilih. Sejumlah kepala dinas di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dikabarkan tengah diperiksa oleh Polda Jawa Barat terkait dugaan korupsi.

Pemeriksaan ini diduga terkait dengan pemungutan retribusi di objek wisata Kebun Raya Cibodas, Kecamatan Cipanas, Cianjur, dari tahun anggaran 2021 hingga 2024. Retribusi tersebut meliputi retribusi wisata, kebersihan, dan parkir.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Cianjur, Asep Suparman, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa ia mendapat panggilan dari Polda Jabar pada 14 Januari 2025 terkait pengaduan masyarakat mengenai pengelolaan wisata Cibodas.

“Iya benar, saya pernah dipanggil Polda Jabar terkait adanya pengaduan masyarakat soal pengelolaan wisata Cibodas,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (6/2/2025).

Asep menjelaskan bahwa ia baru menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Cianjur pada akhir Januari 2024. Oleh karena itu, ia hanya memberikan keterangan sesuai dengan pengetahuannya terkait permasalahan yang muncul sebelum masa jabatannya.

“Permasalahan yang menjadi bahan pemeriksaan ini sudah muncul sebelum saya menjabat Kadisbudpar Cianjur, yakni sejak 2021,” ungkapnya.

Terkait kebijakan yang diambilnya sejak menjabat sebagai Kadisbudpar, Asep mengklaim telah melakukan pemutusan kontrak dengan pihak ketiga, yaitu PT Bharaduta Jaya Sakti (BJS), berdasarkan kajian dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI.

“Terkait dengan tunggakan PT BJS, saya sudah berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Cianjur sebagai pengacara negara, untuk melakukan penagihan. Kebijakan lainnya ada kontrak dengan pihak ketiga yang baru, yakni PT Aquila Surya Kencana,” paparnya.

Pemeriksaan Dugaan Korupsi tak Hanya kepada Kadisbudpar

Tak hanya Kadisbudpar, Direktur Pusat Kajian Kebijakan Publik, Cianjur Riset Center (CRC), Anton Ramadhan, juga membenarkan adanya pemeriksaan oleh Polda Jabar. Menurutnya, pemeriksaan dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar Kasubdit III.

“Kabarnya, ada beberapa pejabat lainnya yang akan mendapat pemeriksaan lagi pada pekan depan. Ini tidak hanya berkaitan dengan Disbudpar saja, namun juga dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dishub Cianjur,” ucapnya.

Anton menyebutkan bahwa pemungutan retribusi terhadap pengunjung di Kawasan Wisata Cibodas yang melibatkan pihak ketiga sebagai pelaksana pemungut retribusi pada tahun 2021 hingga 2024 menimbulkan kerugian negara hingga belasan miliar rupiah.

“Ada dugaan telah terjadi pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, karena penunjukkan pihak ketiga dalam hal ini PT. BJS selaku pihak yang melaksanakan pemungutan retribusi. Ada indikasi tidak melalui suatu proses kajian yang memadai dan tidak secara terbuka atau kompetitif dalam rangka intensifikasi pendapatan daerah,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Solidaritas Musisi Nasional, Konser Amal Moonlight Cafe Galang Dana Belasan Juta

16 Februari 2026 - 15:25 WIB

konser amal moonlight cafe

Kecelakaan di Cidaun, Mobil Suzuki Aerio Tabrak Deretan Motor dan Pick Up

15 Februari 2026 - 21:09 WIB

Kecelakaan di Cidaun

Kawal Demokrasi, Aliansi BEM Cianjur Tolak Wacana Pilkada Tertentu

15 Februari 2026 - 18:28 WIB

Aliansi BEM Cianjur

Surga Pecinta Daging, Ini Rekomendasi Sate Maranggi Cianjur Paling Populer

14 Februari 2026 - 20:40 WIB

sate maranggi cianjur

Transparan dan Sistematis, Begini Alur Medical Check Up di RSUD Cimacan

14 Februari 2026 - 20:22 WIB

medical check up di rsud cimacan
Trending di Berita