Menu

Mode Gelap
Penghapusan Tiket Ganda Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Kebun Raya Cibodas Hingga Dua Kali Lipat Turnamen Bulutangkis Internasional Hundred Hoo Haa Cup 2026 Digelar, Total Hadiah Rp2,5 Miliar Kasus Tabrak Lari Advokat di Cianjur Terungkap, Sopir Pick Up Ditangkap Polisi Sidang Paripurna DPRD Cianjur Ricuh, Mahasiswa Bentangkan Spanduk ‘Keluarga Sanusi’ di Hadapan Bupati Jalur Kereta Cibeber–Lampegan Cianjur Kembali Normal Usai Gogosan, KA Siliwangi Beroperasi Lagi Morning Coffee Kopi Kabut Sevillage Cipanas: Ngopi Pagi Tanpa Tiket Masuk di Puncak

Berita

Dugaan Korupsi Retribusi Kebun Raya Cibodas, Sejumlah Pejabat di Cianjur Diperiksa Polda Jabar

badge-check


					ilustrasi Perbesar

ilustrasi

CIANJURTIMES, Cianjur – Kabar mengejutkan datang dari Cianjur di tengah sorotan publik terhadap penetapan Wahyu-Ramzi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Cianjur terpilih. Sejumlah kepala dinas di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dikabarkan tengah diperiksa oleh Polda Jawa Barat terkait dugaan korupsi.

Pemeriksaan ini diduga terkait dengan pemungutan retribusi di objek wisata Kebun Raya Cibodas, Kecamatan Cipanas, Cianjur, dari tahun anggaran 2021 hingga 2024. Retribusi tersebut meliputi retribusi wisata, kebersihan, dan parkir.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Cianjur, Asep Suparman, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa ia mendapat panggilan dari Polda Jabar pada 14 Januari 2025 terkait pengaduan masyarakat mengenai pengelolaan wisata Cibodas.

“Iya benar, saya pernah dipanggil Polda Jabar terkait adanya pengaduan masyarakat soal pengelolaan wisata Cibodas,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (6/2/2025).

Asep menjelaskan bahwa ia baru menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Cianjur pada akhir Januari 2024. Oleh karena itu, ia hanya memberikan keterangan sesuai dengan pengetahuannya terkait permasalahan yang muncul sebelum masa jabatannya.

“Permasalahan yang menjadi bahan pemeriksaan ini sudah muncul sebelum saya menjabat Kadisbudpar Cianjur, yakni sejak 2021,” ungkapnya.

Terkait kebijakan yang diambilnya sejak menjabat sebagai Kadisbudpar, Asep mengklaim telah melakukan pemutusan kontrak dengan pihak ketiga, yaitu PT Bharaduta Jaya Sakti (BJS), berdasarkan kajian dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI.

“Terkait dengan tunggakan PT BJS, saya sudah berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Cianjur sebagai pengacara negara, untuk melakukan penagihan. Kebijakan lainnya ada kontrak dengan pihak ketiga yang baru, yakni PT Aquila Surya Kencana,” paparnya.

Pemeriksaan Dugaan Korupsi tak Hanya kepada Kadisbudpar

Tak hanya Kadisbudpar, Direktur Pusat Kajian Kebijakan Publik, Cianjur Riset Center (CRC), Anton Ramadhan, juga membenarkan adanya pemeriksaan oleh Polda Jabar. Menurutnya, pemeriksaan dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar Kasubdit III.

“Kabarnya, ada beberapa pejabat lainnya yang akan mendapat pemeriksaan lagi pada pekan depan. Ini tidak hanya berkaitan dengan Disbudpar saja, namun juga dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dishub Cianjur,” ucapnya.

Anton menyebutkan bahwa pemungutan retribusi terhadap pengunjung di Kawasan Wisata Cibodas yang melibatkan pihak ketiga sebagai pelaksana pemungut retribusi pada tahun 2021 hingga 2024 menimbulkan kerugian negara hingga belasan miliar rupiah.

“Ada dugaan telah terjadi pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, karena penunjukkan pihak ketiga dalam hal ini PT. BJS selaku pihak yang melaksanakan pemungutan retribusi. Ada indikasi tidak melalui suatu proses kajian yang memadai dan tidak secara terbuka atau kompetitif dalam rangka intensifikasi pendapatan daerah,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penghapusan Tiket Ganda Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Kebun Raya Cibodas Hingga Dua Kali Lipat

23 April 2026 - 11:51 WIB

kunjungan wisatawan ke kebun raya cibodas

Kasus Tabrak Lari Advokat di Cianjur Terungkap, Sopir Pick Up Ditangkap Polisi

22 April 2026 - 19:20 WIB

Tabrak lari advokat di canjur

Sidang Paripurna DPRD Cianjur Ricuh, Mahasiswa Bentangkan Spanduk ‘Keluarga Sanusi’ di Hadapan Bupati

21 April 2026 - 19:08 WIB

Sidang paripurna DPRD Cianjur

Jalur Kereta Cibeber–Lampegan Cianjur Kembali Normal Usai Gogosan, KA Siliwangi Beroperasi Lagi

21 April 2026 - 10:54 WIB

jalur kereta cianjur

Morning Coffee Kopi Kabut Sevillage Cipanas: Ngopi Pagi Tanpa Tiket Masuk di Puncak

19 April 2026 - 21:46 WIB

Kopi kabut sevillage
Trending di Berita