CIANJUR TIMES, Cugenang – Arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak–Cianjur, Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, kembali normal pada Jumat (3/4/2026) setelah sempat lumpuh akibat pohon tumbang yang menewaskan seorang pengendara motor.
Insiden tersebut terjadi saat pohon berukuran besar tumbang dan menutup seluruh badan jalan, sehingga arus kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas.
BACA JUGA : Lalu Lintas di Sukanagara Sempat Lumpuh
Petugas gabungan dari BPBD, Polres Cianjur, Damkar, PMI, dan relawan bergerak cepat mengevakuasi material pohon. Proses pembersihan berlangsung sekitar satu jam hingga jalur nasional penghubung Cianjur–Bogor kembali dapat kendaraan lalui.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Betul akibat pohon tumbang di Jalan Cugenang-Cianjur menyebabkan seorang pengendara yang sedang melintas tewas tertimpa pohon berukuran besar. Saat ini jasadnya sudah diserahkan ke pihak keluarga,” ujar Aang di Cianjur, Jumat.
Korban merupakan warga Desa Peuteuycondong, Kecamatan Cibeber. Jenazah sempat dibawa ke RSUD Sayang Cianjur sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Selama proses evakuasi, kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa penyekatan dan sistem satu arah (one way) secara situasional. Kendaraan dari arah Bogor menuju Cianjur maupun sebaliknya sempat petugas alihkan ke jalur alternatif melalui Jonggol dan Sukabumi.
Menurut Aang, dugaan pemicu pohon tumbang karena cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
“Tercatat selama ini jalur utama Cianjur mulai dari kawasan Puncak, Cugenang, Karangtengah hingga Haurwangi terdapat titik pohon rawan tumbang yang harus menjadi kewaspadaan pengendara, terutama saat hujan lebat,” tegasnya.
Hingga saat ini, petugas masih bersiaga untuk memantau kondisi lalu lintas dan mengantisipasi kejadian serupa. Pengguna jalan perlu untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur rawan bencana.***




















