Menu

Mode Gelap
Kecelakaan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan di Jalur Puncak, 2 Meninggal dan 9 Luka Dari Lahan Bekas HGU Jadi Produktif, Bank Tanah Kelola 980 Hektare di Cianjur Hari Juang Polri, Polres Cianjur Telusuri Kisah 67 Polisi Kibarkan Merah Putih Sebelum Proklamasi Pasca Kebakaran, Penutupan Pendakian Gunung Gede Pangrango Diperpanjang hingga 31 Agustus 2026 Posko Pengaduan Pemkab Cianjur Terima 500 Aduan Masyarakat Sejak 2025 Unik, Warga Cianjur Cukup Baca Pancasila untuk Dapat Pengobatan Gratis

Berita

Santri Asal Tanggeung Tewas Tenggelam di Situ Rawagede

badge-check

Santri Asal Tanggeung Tewas Tenggelam di Situ Rawagede Perbesar

CIANJURTIMES, Tanggeung – Lantaran tak bisa berenang, M Rido (14), santri Pondok Pesantren Al Karomah Al-Ma’muniyah, Kampung Cikawung Desa Rawagede harus meregang nyawa. Ia tenggelam saat mencoba berenang bersama temannya di Situ Rawagede, Kecamatan Tanggeung, Cianjur, Minggu (26/1/2025).

Kapolsek Tanggeung AKP Dedi Suryaman, mengatakan kejadian bermula saat korban bersama empat teman santrinya pergi tanpa seizin pihak pondok pesantren ke Situ Rawa Gede.

“Kelima santri itu ternyata pergi ke situ atau danau tanpa izin dari pihak pondok pesantren pada Minggu pagi sekitar pukul 08.30 WIB,” kata dia, Minggu (26/1/2025).

Setibanya di lokasi, mereka bermain dan berenang hingga ke tengah danau. Keempat Temannya pun mengajak korban untuk berenang.

Namun, lantaran tak bisa berenang, korban hilang tenggelam saat bergerak ke tengah danau. Teman-temannya pun berusaha mencari namun tak berhasil menyelamatkan dan menemukannya.

“Jadi korban ini ternyata belum bisa berenang, namun memaksakan diri untuk berenang ke tengah sehingga tenggelam. Teman korban pun akhirnya meminta pertolongan kepada pengunjung dan warga sekitar,” kata dia.

Rawagede
Petugas saat menemukan tubuh korban yang tenggelam di Situ Rawagede.

AKP Dedi mengatakan, Petugas bersama warga akhirnya berhasil menemukan korban setelah tiga jam pencarian. Tubuh korban terlihat mengambang tidak jauh dari titik tenggelam.

“Mengambang dengan kondisi meninggal dunia sekitar pukul 11.39 WIB. Jenazah korban pun langsung diserahkan pada keluarganya untuk dimakamkan,” kata dia.

Dia menambahkan, sebetulnya, pengunjung tidak diperkenanakan untuk berenang di Situ Rawagede.

“Sebetulnya dilarang berenang di sana. Tapi kelima santri tersebut nekat berenang. Kami imbau agar wisatawan atau warga sekitar mematuhi imbauan untuk tidak berenang di sana supaya tidak terjadi peristiwa serupa,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kecelakaan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan di Jalur Puncak, 2 Meninggal dan 9 Luka

22 Agustus 2026 - 00:43 WIB

Kecelakaan beruntun di Puncak

Dari Lahan Bekas HGU Jadi Produktif, Bank Tanah Kelola 980 Hektare di Cianjur

21 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Bank tanah

Hari Juang Polri, Polres Cianjur Telusuri Kisah 67 Polisi Kibarkan Merah Putih Sebelum Proklamasi

21 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Hari juang polri

Pasca Kebakaran, Penutupan Pendakian Gunung Gede Pangrango Diperpanjang hingga 31 Agustus 2026

21 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Penutupan pendakian

Posko Pengaduan Pemkab Cianjur Terima 500 Aduan Masyarakat Sejak 2025

21 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Posko pengaduan Pemkab Cianjur
Trending di Berita